Home » Belajar Islam » HADIAH UNTUK JENAZAH

Oleh : Ateng Usep Tirta Kusuma
hp 02193848139.

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”.
(QS. Al Hasyr [59]: 10).

Salah satu bentuk ibadah yang baik dilakukan oleh keluarga jenazah adalah menunaikan SHALAT SUNAT HADIAH. Rasulullah Saw bersabda dalam Kitab Mathali’ul Anwar sebagi berikut:

“Tidaklah datang atas diri mayit yang lebih hebat dari malam pertama. Maka kasihanilah mayit-mayitmu dengan sedekah, maka ba-rangsiapa tidak dapat bersedekah, hendaklah ia menunaikan shalat dua rekaat yang diba-canya pada tiap-tiap rekaat ialah surat Al Fatihah 1x), Ayat kursi (1x), Alhakumuttaka-tsur (1x), Qul Huwallahu Ahad (11x). Lalu berdo’a: “Ya Allah, sesungguhnya aku telah mengerjakan shalat ini sedang Engkau Maha Mengetahui apa yang aku inginkan, ya Allah, sampaikanlah pahalanya kepada Fulan Bin Fulanah”. Niscaya pada saat itu juga Allah mengirimkan 1000 Malaikat dan bersama Malaikat itu Nur dan Hadiah yang menye-nangkan mayit di dalam kuburnya sampai masa ditiup sangkakala. Dan Allah akan memberikan kepada orang yang shalat itu se-banyak apa yang terkena sinar matahari akan kebajikan dan mengangkatnya 40.000 derajat, 40.000 haji dan umrah dan Allah bangunkan baginya 1000 kota di surga dan diberi pahala baginya dengan pahala 1000 syuhada dan diberikan kepada kepadanya pakaian 1000 salinan”.
Kaifiyat Shalat Hadiah

“Aku niat shalat sunnat hadiah 2 rekaat karena Allah. Allahu Akbar”.
Kemudian setelah membaca surat Al Fatihah pada tiap-tiap rekaat membaca: Ayat Kursi (1x), Al Hakumut (1x) Qul Huwallahu Ahad (11x), setelah salam membaca do’a ini:

“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menger-jakan shalat ini sedang Engkau Maha Me-ngetahui apa yang aku inginkan, ya Allah, sampaikanlah pahalanya kepada ….. (sebut namanya).
Yang terbaik adalah dilaksanakan pada malam pertama, jika tidak bisa, maka sampai malam ke 7 dan setiap ada kesempatan.

Hal-Hal Yang Bermanfaat Bagi Jenazah.

1. Do’a
Islam mensyari’atkan shalat jenazah yang isi-nya sarat dengan do’a mohon ampun bagi si mayit dan bagi seluruh jamaah. Sekiranya do’a untuk si mayit tidak sampai, lalu untuk apa Rasulullah Saw mengajarkan shalat jena-zah dan membaca talqin sesaat setelah selesai pemakaman ?. Rasulullah Saw bersabda:

“Ya Allah, ampunilah dia, sayangilah dan berilah kesejahteraan kepadanya dan maa-fkanlah segala kesalahannya”. (HR. Muslim).
Mengenai prosesi 3 hari, 7 hari, 40 hari dan seterusnya, secara jelas memang tidak ada sumber dari Rasulullah Saw. Hanya saja su-dah merupakan tradisi yang sangat positif di mana para tetangga yang melihat saudaranya yang mendapat musibah kematian, berusaha berkumpul untuk menghiburnya, biasanya da-lam jangka waktu 3 atau 7 hari, karena biasa-nya pada hari-hari tersebut masih dalam sua-sana berkabung. Selain itu, setelah mereka se-mua berkumpul, mereka tidak melakukan ke-munkaran layaknya berjudi, meminum minu-man keras dan sebagainya. Mereka hanya membaca do’a bersama yang ditujukan untuk kebaikan orang yang telah meninggal dunia tersebut. Pertanyaannya sekarang adalah, ma-nakah yang lebih baik, berdo’a yang dila-kukan sendiri-sendiri ataukah berdo’a secara berjamaah ?!. Apa yang dilakukan sekelom-pok orang, yakni berkumpul-kumpul dengan maksud memohonkan ampunan bagi orang yang telah meninggal dunia sama sekali bu-kan merupakan satu kekeliruaan apalagi ke-munkaran. Perhatikan firman Allah Berikut:

“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal”. (QS. Muhammad [47]: 19).
Dalam ayat lain Allah berfirman:
???????? ??????? ??? ?????????????? ????????????????? ??????? ??????? ?????????? (??)
“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”. (QS. Ibrahim [14]: 41).
Berkumpul-kumpul di rumah orang yang mendapat musibah kematian untuk berdo’a adalah salah satu teknis dari penerapan firman Allah Swt yang menganjurkan untuk men-do’akan kepada saudara seiman. Renungkan sabda Rasulullah Saw berikut:

“Tidaklah keadaan mayat di dalam kubur melainkan laksana orang yang sedang tenggelam dalam bahtera yang sangat megharapkan pertolongan, ia menunggu do’a yang datang kepadanya, baik dari anaknya, saudaranya maupun sahabatnya. Maka apabila datang do’a kepadanya, maka itu lebih ia sukai daripada dunia serta isinya”. (Al Hadits).
Demikian pentingnya do’a orang yang masih hidup kepada saudaranya yang telah meninggal dunia. Hal yang paling bijaksana adalah, jangan ada TA’YINUL AUQAT (membatasi waktu) untuk mendo’akan orang yang telah meninggal dunia. Bukan hanya selama 3 atau 7 hari saja, bahkan di setiap waktu dan kesempatan.

2. Persaksian Orang Banyak.
Adalah merupakan suatu kebiasaan, selepas shalat jenazah imam mengajak kepada jamaah untuk bersaksi bahwa jenazah yang telah dishalatkan termasuk ahlul khair. Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah Saw:

“Telah lewat kepada mereka satu jenazah, la-lu mereka memujinya dengan kebaikan, maka Rasulullah Saw bersabda, “Wajib baginya”. Kemudian lewat kepada mereka jenazah yang lain, lalu mereka menyebut-nyebutya dengan keburukan, maka Rasulullah Saw bersabda, “Wajib baginya”. Lalu Sayyidina Umar ra bertanya, “Apakah yang engkau maksud de-ngan wajib baginya wahai Rasulullah?”. Ra-sulullah Saw bersabda, “Jenazah yang perta-ma engkau memujinya dengan kebaikan, ma-ka wajib baginya surga, sedangkan yang lain engkau telah menyebut-nyebutnya dengan ke-burukan, maka wajib baginya neraka, kalian adalah saksi Allah di bumi”. (HR. Bukhari).

3. Amal shaleh yang dilakukan oleh saudaranya yang masih hidup yang pahalanya ditujukan kepadanya.

“Dari Ibnu Abbas ra bahwasanya Sa’ad Bin Ubadah ra ibunya telah meninggal dunia sedangkan ia tidak hadir pada saat itu. Lalu ia mendatangi Nabi Saw dan berkata, “Wa-hai Rasulullah, ketika ibuku wafat aku tidak ada di sana, apakah jika aku bersedekah akan memberikan manfaat baginya?”. Rasulullah bersabda, “Benar”. (HR. Bukhari).

4. Peninggalan-peninggalan berupa Amal kebaikan yang terus dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak, seperti ilmu pengetahuan, amal jariyah juga termasuk do’a dari keluarga, rekan dan sahabat sesama Muslim.

5. Bunga Dan Air juga Termasuk Tanaman kecil di atas makam

“Dari Abu Hurairah ra ia berkata: “Kami berjalan bersama Rasulullah Saw melewati dua buah makam, lalu beliau berhenti dan kami pun ikut berhenti bersama beliau. Tiba-tiba wajah beliau berubah sampai-sampai lengan gamis beliau bergetar. “Apakah yang terjadi pada engkau wahai Rasulullah?”, tanya kami. Beliau menjawab, “Tidakkah kalian mendengar apa yang aku dengar?”. Kami berkata, “Apakah itu wahai Nabi Allah?”. Beliau berkata, “Sesungguhnya dua orang (mayat) ini sedang disiksa dengan adzab yang keras karena dosa yang mereka anggap ringan”. Kami bertanya, “Karena dosa apa wahai Rasulullah?”. Beliau berkata, “orang yang pertama ia tidak beristinja setelah buang air dan yang kedua suka menyakiti orang lain dengan lidahnya dan menebar fitnah”. Lalu beliau meminta dua pelepah kurma dan meletakkannya pada masing-masing kubur satu pelepah. Kami bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah ada manfaatnya bagi mereka?”. Beliau menjawab, “Benar, selagi pelepah ini belum kering”. (HR. Ibnu Hibban).
Pada dasarnya seluruh makhluk yang ada di muka bumi adalah hidup dan senantiasa bertasbih kepada Allah. Tasbih inilah yang kemudian diharapkan memberikan manfaat bagi penghuni makam.

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun”. (QS. Al Isra [17]:44).
Jika demikian, maka lemahlah pendapat yang mengatakan bahwa do’a dan amal kebaikan orang yang hidup tidak bermanfaat bagi orang yang telah meninggal dunia. Manakah yang lebih baik, tasbih pelepah kurma, atau justru tasbih dan do’anya orang yang berziarah ?!
Adalah benar ketika dikatakan bahwa masing-masing orang hanya akan mem-peroleh apa yang diusahakannya. Namun satu hal yang harus diingat bahwa tidak menutup kemungkinan bagi seseorang untuk memperoleh kebaikan yang dilakukan orang lain yang ditujukan kepadanya, seumpama do’a seorang anak yang shaleh, bukankah ini berasal dari orang yang masih hidup ?!.
Bagi yang tidak meyakini sampainya hadiah pahala yang hidup kepada orang yang sudah meninggal, seyogyanya janganlah menjadi bibit perpecahan. Wallahu A’lam [].

Incoming search terms:

Share SHARE tags: Amal shaleh yang dilakukan oleh saudaranya yang masih hidup yang pahalanya ditujukan kepadanya., HADIAH UNTUK JENAZAH, Hal-Hal Yang Bermanfaat Bagi Jenazah., Persaksian Orang Banyak.
JASAJAKARTA.COM : Informasi Jasa Layanan, Penjualan, Sewa Menyewa Profesional di Jakarta Depok Bekasi
MENUJU KELUARGA SAKINAH (Samara)

MENUJU KELUARGA SAKINAH (Samara)

Oleh : Ateng Usep Tirta Kusuma ( hp 02193848139 atau 08889167312 ) “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.
Mengenal Islam

Mengenal Islam

RUKUN IMAN Rukun Iman terdiri dari enam: 1. Iman kepada Allah 2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah 3. Iman kepada Kitab-kitab Allah (Al-Qur’an, Zabur, Taurat, dan Injil) 4. Iman kepada Rasul-rasul Allah 5. Iman kepada hari Akhirat 6. Iman kepada Qada dan Qadar iman=yakin=percaya
Sudahkah anda Siap Nikah (Risalah Nikah)

Sudahkah anda Siap Nikah (Risalah Nikah)

Seiring perkembangan peradaban manusia modern, nilai-nilai kebenaran yang hakiki semkain tergeser dari kehidupan perilaku modernisasi. Pada akhirnya umat Islam semakin tidak memperdulikan lagi terhadap syariat yang semestinya menjadi panutan dan pegangan bagi mereka, pernikahan yang dilakukan mereka tidak sesuai dengan syariat Islam. Bahkan
Zikir 99 Asma`ul Husna dan Surah Yasin

Zikir 99 Asma`ul Husna dan Surah Yasin

Inilah dua amalan terbaik yang pernah ada. Zikir 99 Asma`ul Husna dan Surah Yasin. Pengaruhnya amat luar biasa bagi kehidupan di dunia dan di akhirat. Dengan mengamalkan zikir dan surah ini berarti Anda telah mengundang Allah SWT ke dalam kehidupan Anda, memohon-Nya ikut
SEBAB TERKABULNYA DO’A

SEBAB TERKABULNYA DO’A

Oleh : Ateng Usep Tirta Kusuma “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. Al Mu’min : 60). Banyak di antara kita yang mungkin sekali waktu